You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Wali Kota Jakpus Imbau Pedagang Patuhi Prokes
photo Folmer - Beritajakarta.id

Pedagang di Jakpus Diminta Disiplin Terapkan Prokes

Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma, mengimbau pedagang yang berjualan di lokasi binaan dan sementara serta pasar tradisional untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan secara ketat guna mencegah penularan COVID-19.

Ini yang kerap diabaikan para pedagang saat berjualan 

"Tidak melepas masker, rajin mencuci tangan dan menjauhi kerumunan harus tetap dipatuhi oleh para pedagang," ujar Dhany Sukma, Jumat (26/1).

Ia mengungkapkan, kepatuhan perilaku pedagang mematuhi protokol kesehatan menjadi kunci utama agar tidak tertular COVID-19.

50 Warga Gambir Ikut Rapid Test Antigen

"Ini yang kerap diabaikan para pedagang saat berjualan di lokasi binaan maupun sementara maupun pasar," ungkapnya.

Sekadar diketahui tiga pedagang di Nan Sabang, Menteng, dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid tes yang digelar jajaran tiga pilar kecamatan Menteng di Jalan Sabang, Kamis (27/2) sore.

Wakil Camat Menteng, Suprayogi menjelaskan, tiga pedagang di Jalan Sabang yang diketahui reaktif dari hasil rapid tes sudah menjalani swab tes di Puskesmas Kecamatan.

"Kami juga melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi usaha pedagang Jalan Sabang. Sementara ketiga pedagang yang reaktif menjalani proses isolasi mandiri," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye8949 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1302 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1207 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1149 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye949 personBudhi Firmansyah Surapati